Duk..Duk.. jlebs....
"Horeeeee,.."
"Yee..yee..kak Faris..I love you.."
"Faris..ayo trus berjuang!."
"Faris.. Aku mahhhh, padamu.."
Gemuruh sorak sorai suara para alay, menyemangati Tim kesayangan mereka.
Begitulah kenyataannya, mereka seperti tak punya Tuhan saja. Mengidolakan hamba-Nya terlalu berlebihan. Apalagi cuma sekedar pemain basket antar SMA.




